banjir-jakarta
Seiring dengan datangnya periode hujan, banjir lebih sering melanda beragam negeri di Indonesia. selama puluhan th terakhir, bencana ini tambah tidak luput melanda daerah-daerah perkotaan di Indonesia, termasukJakarta. Sejak sebelum Indonesia merdeka, histori sudah mencuraikan histori banjir yg terjadi di kota ini. Berikut merupakan lima banjir paling besar yg sempat terjadi di Jakarta version kami.
1918
Pada permulaan thn 1918, mendung yang pekat mendindingi hawa kota Jakarta yang dikala itu tengah bernama Batavia. Hujan turun dengan cara berulang menerus selagi 22 hri sejak bln Januari sampai Februari. Hujan yang berkepanjangan menempatkan lokasi Waltervreden, atau saat ini daerah kurang lebih arena lapang Banteng, tergenang. negeri seperti pemukiman negeri Tinggi, pedalaman Lima, Kemayoran buntutGlodok, dan sekian banyak wilayah lain terus ikut terdampak. Banjir yang terjadi dikala itu menggabai ketinggian 1,5 meter.
1979
Bencana kali itu menerjang negara DKI Jakarta sejak luruh 19-20 Januari 1979 dan mengeluarkan sebanyak 714.861 orang terpaksa berpindah ke tanah yang lebih tinggi. Genangan air menenggelamkan negeripemukiman dengan jangkauan menggerapai 1.100 hektar. sampai-sampai wilayah Jakarta Selatan yang biasanya aman pun kala itu tak luput bersumber batu sandungan ini.
1996
Pada tanggal 9-11 Februari 1996, banjir mengguyur wilayah Jakarta sampai setinggi 7 meter. kala itu dikatakan bahwa anak sungai Ciliwung menggabai daya tampung puncaknya merupakan mengalirkan 743 meter kubik air per detik. Banjir waktu itu juga diperparah oleh system drainase yang jelek sehingga air yang meluap tak mampu mengalir ke mana-mana. umpan semangat guna kala itu menggapai 20 manusia meninggaltetapi 30.000 orang yang lain terpaksa mengungsi.
2007
Bencana banjir pada diwaktu itu berdampak lebih luas bila dibandingkan bersama ganjalan serupa kepada tahun 1996. kurang lebih 60% berasal wilayah DKI Jakarta terendam air sesudah hujan lebat turun semalam suntuk untuk luruh 1-2 Februari 2007. Sedikitnya 80 insan dinyatakan tewas imbalan terseret arus, tersengat aliran listrik ataupun dikarenakan sakit. kurang lebih 320.000 insan diungsikan ke area lebih tinggi. Sementara itu, mala yang disebabkan oleh ganjalan ini diperkirakan meraih Rupiah 4,3 Triliun.
2013
Banjir agung yg terakhir di Jakarta berlangsung bagi bulan Januari sampai Februari 2013 dulu sebanyak 20 wong dinyatakan meninggal dunia dan 33.500 insan menyingkir terhadap ketika itu, ganjalan yang melandapernah mematikan kota, termasuk di antaranya zona Sudirman dan Bundaran Hotel Indonesia. beban dilaporkan menggabai Rupiah 20 Triliun.
Advertisements